Perempuan Gunungku

Entah sampai kapan aku tak mampu?
mendaki tebing keangkuhanmu nan terjal
menekuk pohon kesombonganmu nan menjulang
kabut hatimu menebar aroma keraguan
jalan setapak inginmu memahat ketidakpastian
lembah ngarai rasamu melukis kebingungan

Sungguh……………
Aku terbelenggu disemak belukar rasamu
membelitku bercengkrama dengan bayang
ingin sentuhan embun menetes dari daun hatimu
mengusap luka, menumbuhkan tunas asa mati rasa
‘tuk kembali berenang di mata air rindumu
meneguknya membasahi kerongkongan rasaku

Oh, perempuan gunungku
ribuan putaran jejak terajut
sebelum malam terbaring
sebelum matahari terbangun
menggapaimu menjaring angin.

Sda, 29032013

Tentang karyo ryono

Jadilah embun meski sebentar hadir namun menyejukkan
Pos ini dipublikasikan di Renungan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s